Wednesday, 7 September 2011

If You Could See You Through My Eyes - Kenny Latimore


Mari kita akhiri posting marathon ini dengan sesuatu yang ringan tapi menyentuh hati.. halah hehe.

My husband is not the most romantic person in the world, ga pernah ada gombal2an, he's very very straightforward and apa adanya banget.. totally the opposite of his hopelessly romantic wife ;) tapi sering bilang istrinya cantik, pinter, dll.. it means much to me karena tahu dia bukan orang yang suka mengobral kata-kata.. so he really means it when he says those things <3

Tadi lagi nyetrika sambil dengerin playlist lagu di hp Sony Ericsson jadul milik saya.. eh ada lagu ini dimainin. Jadi lagu ini bisa ada di hp saya karena dikirimin oleh Akang pada suatu masa beberapa hari setelah khitbah. Katanya lagu ini mengingatkan dia pada diriku.. pas denger liriknya huhu terharu knowing that's how he feels about me.

Anyway dengerin deh it's such a beautiful song, and anyone would be very very touched if someone dedicates this song to them... :')

IF YOU COULD SEE YOU THROUGH MY EYES
(Kenny Latimore)


You don't know all the beauty you posses inside 
You just can't see what I see in you 
I see everything I've needed 
I see my reason for breathing 
You're the only one who holds my world in their hands 
You're everything I am 


And if you could see you through my eyes 
You'd see someone beautiful 
On the inside and outside 
So beautiful, you will know how I feel 
You'd see, you'd see how much you mean to me 
If you could see you through my eyes 
If you could see you 


You should know no one else could ever take your place 
Don't think I'll ever stop needing you 
I need everything about you 
Can't see a life lived without you 
You're my only heaven 
You're my world, you're my dream 
You're everything to me 


And if you could see you through my eyes 
You'd see someone beautiful 
On the inside and outside 
So beautiful, you will know how I feel 
You'd see, you'd see how much you mean to me 
If you could see you through my eyes 


You would see, you would see 
What you mean, mean to me 
You would know 
There's no one else I need 
You would feel, what I feel 
You would know 
There's no way to change 
This love I have inside 


And if you could see you through my eyes 
You'd see someone beautiful 
On the inside and outside 
So beautiful, you will know how I feel 
You'd see, you'd see how much you mean to me 


If you could see you through my eyes 
You'd see someone beautiful 
On the inside and outside 
So beautiful, you will know how I feel 
You'd see, you'd see how much you mean to me 
If you could see you through my eyes 
If you could see you, oh through my eyes 
If you could see you through my eyes 
Oh, through my eyes




Nesting Instinct

It's almost a miracle!! Si Eneng Wichi yang slordeuh ini jadi mendadak doyan bener beres2! Ini ya yang namanya "nesting instinct".. Alhamdulillah akhirnya datang juga disaat yg tepat ahahaa..

Jadi saya tuh termasuk tipe perempuan bukan fanatik kebersihan..yes, I'm messy. Dan saya betah banget hidup dengan segala keberantakan itu hehe. Parah deh.. suami udah sering complain sampe kadang dia sendiri yang beberes karena si istri cuek aja barang2 disana-sini. Ga percaya, coba tengok kamar saya waktu di Brisbane:


Kadang saking parahnya, sampe karpet dilantai dan kasur pun ga keliatan saking ketutupan barang2. Heheee.. Ini biasanya kalo lagi sibuk ngejar deadline assignment dll.. yg berserakan biasanya kertas2, dan baju2 kusut tak tersetrika.

Semenjak nikah, ga gitu banyak berubah sih. Haha. Yaa beres2 sih beres2 tapi seadanya, itu juga kalo udah ditegur suami. Begitu balik ke Indonesia, tinggal di rumah ortu, ada Mbak yang beresin dan ngurus segala imacam urusan rumah tangga seperti nyuci, masak, dll.. kan sekalian gitu. Bahkan nyiapin baju kerja harus suami sendiri yg ngelipet pagi2 krn saya habis shalat Subuh langsung bobo cantik lagi. Setelah agak keras ditegur, baru deh sekarang rajin tiap pagi nyiapin baju kerja suami. Jangan ditiru ya ibu-ibu...

Menjelang Lebaran, para ART pun pada mudik.. dan saya dan Akang kebagian jagain rumah, karena sekeluarga pada pergi umroh dan Lebaranan disana. Sebenarnya kami menawarkan diri sih, daripada rumah kosong takut kenapa2, meskipun ada sedikit penyesalan pas menjalaninya karena beneran selama libur lebaran itu kita dirumah aja, ga main ga apa.. disaat orang2 pada jalan2 dan mudik dan silaturahmi dengan sesama.. apalagi waktu nelepon mertua di Tasik yg terdengar sumringah sekali dan jadi susah ngomongny karena disana lagi rame sama ipar2, ponakan2, bibi2, sepupu2 dan sodara2 lainnya :( sungguh sedikit nyelekit rasanyaa.. Tapi disyukuri aja dah, toh Alhamdulillah masih bisa berdua sama Akang..dan ya udah terbiasa tiga tahun terakhir Lebaran dihabiskan cuma berdua aja sama dia. 

Anyway, pas ART mudik, jadilah kita housesitter berdua. Akang ngerjain tugas2 yg biasa dikerjain ART cowo, dan saya ngerjain bagian si Mbak seperti masak, beres2, cuci-strika dll. Lumayan cape ternyata, apalagi harus nyiapin sahur dan buka sendirian.. untung saya udah ga puasa karena masih sering mual-muntah. Saat orang pada bete Lebaran ditunda sehari, saya (yang ikut misuh2 sama org2 yg pada heboh caci-maki dan komentar macem2 tentang polemik hari Lebaran itu.. I think what the government did was legitimate and there's nothing wrong with it) justru bersyukur karena belum sempet masak2, soalnya ga dibolehin sama Babybee.. perutnya kontraksi terus :( Sampe sempet nangis saking pengennya masak dan mengerjakan ini-itu tapi apa daya fisik tak mampu.

Alhamdulillah, di hari Lebaran, sempet juga makan menu Lebaran meskipun seadanya banget:


Dan ini beneran bikin sendiri tanpa bantuan orang lain, not even Akang (yang 2 thn terakhir ikut bantuin masak..giliran istrinya hamil tua malah ga sama sekali -_-") Yah meskipun curang dikit oporny dikasih bumbu instan (tapi tetep kok ngulek2 ketumbar bawang etc) Jadi lumayan gempor.. mana kali pertama bikin ketupat, biasanya ketupat instan atau pake plastik (maklum tahun2 sebelumnya lebaran sendiri di negeri orang yg ga kenal daun ketupat..kalo sebelumnya kan bareng keluarga, bukan bagian saya ngurus ketupat). Tapi Alhamdulillah semua jadi :)

Di akhir liburan dapet kabar kalo para ART (Mbak, ART cowok dan supir) baru balik seminggu setelah Lebaran, padahal orang rumah pada kerja dan kuliah (Mama, Ade, Akang, ade sepupu), kecuali saya. Yak, jadilah saya ibu rumah tangga sejati, setelah 9 bulan jadi ibu rumah tangga abal2 yg kerjanya cuma makan tidur leyeh2 dirumah haha. Mana begitu pada pulang umroh, Mama dan Ade flu berat, eh Akang juga ikutan flu, dan ade sepupu juga batuk2.. Ajaibnya saya malah nggak, pdhl kemaren2 begitu aja yg flu pasti saya langsung ketularan. Subhanallah Allah Mahabaik.. tahu saya lagi butuh sehat buat ngurusin orang rumah dan juga ga bakal kuat kalo sakit flu dengan kandungan 8,5 bulan ini.. :') Jadi sekarang ga ada lagi bobo cantik abis shalat Subuh, langsung ngurusin suami dan mengantarnya ke gerbang saat berangkat (biasanya pas dia pergi lg bobo dan dibangunin semenit buat pamit cium tangan trus bobo lagi haha), trus angetin makanan (kebiasaan ajaran suami, makanan sisa diangetin pas Subuh2 supaya ga basi.. mertua selalu gitu, sampe sekarang dirumah Tasik kulkas ga pernah dipake sama sekali buat nyimpen makanan sisa), lanjut beres2 kamar dan kamar Mama, lanjut setrika, cuci baju, jemur, masak, dll.. Woww.. I'm even amazed at myself karena semangat banget ngerjainnya!

Of course, karena biasa ga pernah ngerjain apa2 trus jadi sibuk begini.. perut pasti protes. Begitu udah kenceng2 dan sakit ya istirahat dulu, minum yang banyak, berbaring sampai si Babybee gerak2 aktif lagi. Tapi seneng deh rasanya bisa melayani yah.. meskipun berat menjalaninya. Cuma kata Babycenter di email sekarang malah ga boleh terlalu capek karena butuh saving all energy for labour.. Hmm.. jadi Mbak.. cepatlah pulang! Sekalian saya butuh mesin cuci dan jemuran di bawah buat nyuci baju Babybee..bukan nyuci baju seisi rumah nih hehe.

Semoga nesting instinct ini bakalan nempel terus sama saya...jadi pas udah lahiran sifat slordeuh-nya ga dibawa lagi.. tetap rajin dan semangat ngerjain pekerjaan2 rumah tangga biar suami senang, rumah bersih, semua sehat dan bahagiaa.. amiinn... hihihi.

Pijat Perineum pada Kehamilan

Alhamdulillah hari ini masuk minggu ke-34, artinya harus mulai pijat perineum nih. Berhubung takut banget Miss V robeknya banyak dan harus dijahit, setelah dapat lampu ijo dari Budokter, mari kita mulai pijat perineum. Hah? Perineum? Apa ituu? Jujur sebelum hamil juga ga pernah denger istilah ini haha.. tapi setelah browsing2, nemu artikel ini, silakan dibaca yaa.. saya ambil dari situs Hypnobirthing:

Meskipun episiotomi (menggunting perineum untuk melebarkan jalan keluar bayi) tidak lagi rutin dilakukan saat ini, namun alangkah baiknya apabila kita juga dapat mencegah kejadian episiotomi dan jahitan padaƂ  perineum di kala melahirkan.Hal ini perlu dipikirkan terutama apabila Ibu sudah pernah mengalami episiotomi sebelumnya (dan merasakan tidak enaknya proses penyembuhan) atau ini adalah pengalaman melahirkan yang pertama kali.
Apa itu pijat perineum?
Perineum adalah area kulit antara liang vagina dengan anus (dubur) yang dapat robek ketika melahirkan atau secara sengaja digunting guna melebarkan jalan keluar bayi (episiotomi). Pijat perineum adalah teknik memijat perineum di kala hamil atau beberapa minggu sebelum melahirkan guna meningkatkan aliran darah ke daerah ini dan meningkatkan elastisitas perineum. Peningkatan elastisitas perineum akan mencegah kejadian robekan perineum maupun episiotomi.
Apa keuntungan pijat perineum?
Pijat perineum memiliki berbagai keuntungan yang semunya bertujuan mengurangi kejadian trauma di saat melahirkan. Keuntungannya diantaranya adalah :
  • Menstimulasi aliran darah ke perineum yang akan membantu mempercepat proses penyembuhan setelah melahirkan
  • Membantu ibu lebih santai di saat pemeriksaan vagina (Vaginal Touche)
  • Membantu menyiapkan mental ibu terhadap tekanan dan regangan perineum di kala kepala bayi akan keluar
  • Menghindari kejadian episiotomi atau robeknya perineum di kala melahirkan dengan meningkatkan elastisitas perineum
Penelitian yang diterbitkan di American Journal Obstretician and Gynecologymenyimpulkan bahwa pijat perineum selama masa kehamilan dapat melindungi fungsi perineum paling tidak dalam 3 bulan pasca melahirkan. The Cochrane Reviewmerekomendasikan bahwa pijat perineum ini harus selalu dijelaskan pada ibu hamil agar mereka mengetahui keuntungan dari pijat perineum ini. Pijat perineum ini sangat aman dan tidak berbahaya.
Kapan pijat perineum tidak dianjurkan?
Pijat perineum sebaiknya tidak dilakukan bagi ibu hamil dengan infeksi herpes aktif di daerah vagina, infeksi jamur, atau infeksi menular yang dapat menyebar dengan kontak langsung dan memperparah penyebaran infeksi.
Bagaimana cara pijat perineum?
Ibu sebaiknya memulai pijat perineum sekitar 4-6 minggu sebelum waktunya melahirkan atau pada kehamilan minggu ke-34. Teknik yang dapat dilakukan untuk pijat perineum adalah :
  • Cucilah tangan ibu terlebih dahulu dan pastikan kuku ibu tidak panjang. Pijatan ini dapat dilakukan sendiri atau oleh pasangan (suami)
  • Berbaringlah dalam posisi yang nyaman. Beberapa wanita ada yang berbaring miring dan menggunakan bantal untuk menyangga kaki mereka. Ada yang menggunakan posisi semi-litotomi atau posisi Ć¢€˜mengangkangĆ¢€™
  • Ibu dapat menggunakan cermin untuk pertama kali guna mengetahui daerah perineum tersebut
  • Ibu dapat menggunakan minyak zaitun, minyak vitamin E, minyak kelapa, atau sweet almond. Lakukan pemijatan sebelum mandi pagi dan sore
  • Letakkan satu atau dua ibu jari (atau jari lainnya bila ibu tidak sampai) sekitar 2-3 cm di dalam vagina. Tekan ke bawah dan kemudian menyamping pada saat yang bersamaan. Perlahan-lahan coba regangkan daerah tersebut sampai ibu merasakan sensasi seperti terbakar, perih, atau tersengat
  • Tahan ibu jari dalam posisi seperti diatas selama 2 menit sampai daerah tersebut menjadi tidak terlalu berasa dan ibu tidak terlalu merasakan perih lagi
  • Tetap tekan daerah tersebut dengan ibu jari. Perlahan-lahan pijat ke depan dan ke belakang melewati separuh terbawah dari vagina. Lakukan ini selama 3-4 menit. Ingatlah untuk menghindari pembukaan saluran kemih, ibu dapat memulai dengan pijatan ringan dan semakin ditingkatkan tekanannya seiring dengan sensitivitas yang berkurang
  • Ketika ibu sedang memijat, tarik perlahan bagian terbawah dari vagina dengan ibu jari tetap berada di dalam. Hal ini akan membantu meregangkan kulit dimana kepala bayi saat melahirkan nanti akan meregangkan perineum itu sendiri
  • Lakukan pijatan perlahan-lahan dan hindari pembukaan dari katup uretra (lubang kencing) untuk menghindari iritasi atau infeksi
Dalam waktu beberapa minggu, ibu akan merasakan daerah perineum menjadi lebih elastis. Melahirkan dengan perlahan dan terkendali (mengikuti instruksi dokter ketika mendorong) adalah kunci jaminan perineum utuh dan mengurangi angka kejadian laserasi (robekan/perlukaan). Bayi harus berada di dalam kondisi baik dan ibu harus mengikuti segala hal yang diperintahkan oleh dokter/bidan.
Sumber : lotusshiatsutherapy.com
Oleh : dr. Tri Rejeki Herdiana
Coba liat gambarnya.. agak horror kan yah? Makanya Akang langsung mengundurkan diri jadi pemijat perineum, terpaksa deh melakukan sendiri. Jadi inti dari pijat perineum berdasarkan keterangan diatas, hasil browsing sana-sini dan dari Budokter kemaren adalah:

  1. Cuci tangan sampai bersih dan pastikan kuku jari tidak panjang.
  2. Lumuri jari dengan minyak, sebaiknya yang alami seperti VCO, minyak zaitun, bisa juga KY jelly atau perineal gel M*thercare (tapi harganya Rp. 119000 aja bo.. rencana sih pake VCO atau minyak zaitun/olive oil aja).. hindari baby oil, body lotion atau minyak2 yg mengandung bahan kimia yg bisa membuat iritasi pd Miss V.
  3. Posisi tubuh bisa berbaring miring, duduk dengan kaki diregangkan (sperti mau melahirkan), bisa jongkok dengan bersandar pada tembok, atau berdiri dengan satu kaki diatas kursi (tapi hati2 jatuh!).
  4. Masukkan ibu jari 2-3 cm kedalam Miss V, tekan sampai terasa perih/sensasi terbakar, tahan 2-3 menit sampai rasa hilang. Kemudian pijat keluar dan kedalam (jari membentuk huruf U) selama 3-4 menit, total sekitar 5 menit.
  5. Lakukan pemijatan kearah luar perineum seperti kepala bayi akan keluar saat lahir.
  6. Hindari pemijatan pada pembukaan uretra/kandung kemih untuk mencegah infeksi.
  7. Setelah selesai, daerah perineum boleh dikompres dengan kompres hangat selama 10 menit untuk melancarkan peredaran darah disekitar perineum sehingga otot2 disekitar perineum relaksasi/tidak tegang.
  8. Pijat perineum dilakukan 5-6 kali seminggu secara rutin sejak minggu  ke-34 kehamilan, kemudian pada 2 minggu terakhir menjelang persalinan dilakukan setiap hari.
Semoga bisa segera dipraktekkan.. *squirms*

Sumber:
http://www.hypno-birthing.web.id/?p=549
http://www.ayahbunda.co.id/artikel/Kehamilan/Tips/tips.pijat.perineum/001/005/591/2
http://www.youtube.com/watch?v=DK2P8Ziqc6Y

Sunday, 28 August 2011

Kontrol Delapan Bulan

Kunjungan dokter kemarin sungguh berkesan deh. Soalnya ini kunjungan yang sudah dinanti2 demi menghilangkan kegalauan ahahaa.. Jadi niat bener loh kita dokternya baru praktek jam4, kita jam 2.30 udah di RS buat daftar dan nimbang dll meskipun dapet nomor antrian 2. Eh kebetulan dokternya prakteknya dimajuin jadi jam3, Alhamdulillah ga nunggu lama2. Jadi kita duduk manis aja depan ruang prakteknya.. Alhamdulillah lagi, jam3 teng ga pake telat dokternya udah dateng.. disambut sama kita yang emang cuma berdua nunggu disitu hehe. Ehhh Alhamdulillah-nya lagi.. pasien yang no. antrian 1 belum kelihatan batang hidungnya jadi langsung deh kita yang dipanggil. Alhamdulillah yah.. sesuatu banget ini! \(^_^)/

Di ruangan dokter, mulailah saya berkeluhkesah tentang beser, mual-muntah, pusing2, perut kenceng dll.. Oh ya, pas nimbang, ketahuan saya cuma naik 1kg aja. Bo.. kirain banyak aja gitu soalny pas puasa kan makannya banyak, trus yg manis2 pula dan es2 gitu adanya. Giliran nengok Babybee.. ternyata si jagoan naiknya 800gr-an lebih! Sampe kelebihan 40gr dari seharusnya loh.. Hwaa!! Terharu.. Hehe, ga nyangka kirain dia kenapa2 gitu selama Mamanya puasa. Apalagi akhir2 ini diselingi muntah2 hebat tiap malam. Ternyata semua makanan larinya ke dia toh.. ugghh... *cubitgemes pipi Babybee* Cuma agak ribet waktu lg ngukur2 di USG, Babybee posisinya ga enak gitu buat diukur katanya. Tapi kepala sih udah dibawah, cuma kemaren agak nyamping gitu posisinya, kira2 lagi telentang lah. Dan udah diubek2 sama Budokter Babybee geraknya cuma sedikit, sok cool banget nih anak setiap di USG anteng bae, giliran sebelum dan udah dari dokter lasaknya minta ampun. -_-'

Sepanjang kontrol nih yg dibahas ya masalah berat Babybee ini.. maksudnya intinya saya ga boleh makan banyak2, jangan sampe Babybee kegedean dalam perut. Menurut perhitungan dokter, dalam 1 bulan terakhir kenaikan BB si Babybee 200gram/minggu.. jadi di minggu 39+5hr (rata2 melahirkan) itu dia udah 3.4kg aja. Nah, kenapa gw harus waspada banget nih biar Babybee ga gede2 ya karena 1 bulan terakhir kan saya puasa, nahan makan, tapi Babybee tumbuhnya sepesat itu.. gimana nanti pas Lebaran udah doolll semua kan itu pertahanan untuk makan dengan berbagai kue lebaran yg isinya cuma tepung-gula-mentega dan santapan2 Lebaran yg bersantan dan daging2an itu... Jadi diwanti2 banget nih sama Budokter supaya jaga makanan pas Lebaran. Untung Lebaran cuma berdua sama Akang krn sekeluarga pada umroh, trus krn ga mudik, dan ga ada jadwal open house kemana2, jadiny ya makan seadanya aja di rumah.. mudah2an sih bisa dikontrol. Kue2 Lebaran juga ga bikin dan ga beli krn mahal ahaha. Cuma yg perlu dikhawatirkan adalah kiriman 3 kotak kue Harv*st: 1 blueberry cheesecake, 1 tiramisu, 1 devil chocolate cake.. Nah ini nih, gimana cara ngabisinnya kalo bukan saya yang makan, Akang kan ga doyan kue2an macam itu, dia mah selera Nusantara, kalo kuenya surabi pasti abis deh sama dia.

Saya juga nanya ke dokter tentang pijat perineum, ngaruh apa ngga dan perlu apa ngga. Menurutnya, ada pengaruh, boleh dilakukan, tapi biasanya kalo kehamilan pertama memang belum terlalu elastis perineum itu dan kemungkinan besar robek. Masalah nanti bakal digunting atau dilakukan episiotomi apa ngga tergantung kondisi saat mau melahirkan, tidak semua yg melahirkan dilakukan episiotomi. Dan gw dgn bodohnya nanya "Tapi kalo ga digunting, terus robek, tetep harus dijahit juga?" Dan dokter lagi2 takjub dgn kedodolan gw "Ya iyalah Bu.. Itu kan aset.. gimana jadinya kalo ga dijahit?" Hahaha.. ketauan saya mah takutnya nanti ada jarum jahit menusuk2 daerah kewanitaan... >__< Yg penting kata dokternya harus pake minyak dan pijat dengan lembut, jangan sampe lecet karena pernah ada pasiennya yg sampe lecet saking harotnya dipijat2. *euhhh ngiluuu ngebayanginnya!!* Setelah dikasihtau ke Akang pijat perineum itu ngapain diapun squirming as well (what's Indonesian for squirming? hehe) dan langsung mundur jadi pemijat perineum. Hihi. Baiklah, nanti browsing tentang pijat perineum.. liat gambarnya sih kykna horror gitu yah, belum berani jadinya liat videonya.

Tentang mual-muntah saya, katanya itu normal di usia kandungan segini, dokter juga bilang "kemaren kan saya udah kasihtau itu ya" Hebat ih dokternya inget bilang apa ke saya bulan kemaren hehe. Jadi ga perlu cemas kalo sekarang tiap malem saya harus ngeluarin isi perut, regardless udah makan apa. >_< Kalo pusing2, saya seringnya migren, katanya itu karena perubahan suhu. Iya sih, kadang abis keluar panas banget, trus masuk ruangan AC, kumat migrennya. Atau kalo kurang tidur.. sama kemaren pas puasa itu hipoglikemia, karena kekurangan glukosa. Jadi masih biasa2 aja sih pusingnya, ga sampe vertigo yg muter2 itu.

Setelah sharing session yg lumayan lama (kan pasien pertama jadi nyantaii hehe), yang intinya saya ga boleh makan banyak2 itu meskipun baru naik 6.5kg in total, kami pun pamitan, trus kan salaman tuh. Saya udah berdiri dan berbalik, tiba2:
Budokter: "Kamu tangannya keringetan, ga cemas kan?"
Wichi: *putar balik* "Err.. cemas dok?" *kok yg kepikiran waktu itu Cempaka Mas yah? Hahah maklum Lebaran ingetnya ITC :p*
Budokter: "Iya, itu keringatannya bukan karena cemas?"
Wichi: "Nggak dok, saya sebelum hamil juga emang suka keringatan gini."
Budokter: "Maksudnya kalo cemas.. kamu mikirin apa sih? Kehamilannya normal2 aja kok.."
Wichi: *tambah nervous ke-gap sama dokter* "Eheheh.." <- nervous laugh "Iya dok.. Iya deh..."
Budokter: "Santai aja yah.."
Wichi: *terharu* "Sip dok.."
Huwahh.. ketauan yah setiap ke dokter emang saya rada nervous, mulai dari liat dokternya masuk ruangan praktek hari itu langsung deh produksi keringat saya berlebih, terutama di tangan. Sepanjang praktek juga ngusap2 dahi yang penuh bulir2 keringat.. pas di USG juga perut saya basah oleh keringat. Ga semuanya karena kegerahan ala ibu hamil, tapi emang nervous hehe. Entah kenapa setiap ke dokter manapun emang gitu sih bawaannya. Tapi baik yah dokternya sampe nanya gitu.. :") Langsung deh tambah ngefans, seneng karena ketemunya 2 minggu lagi, tapi sedih karena sebentar lagi udah ga ketemu2 lagi sama dia.. *err.. lebay*

Keluar ruang praktek, Akang ke kasir, saya ke toilet. Selesai pipis, Akang udah nyamperin, padahal biasanya kasir ngantri. Jadi datang jam 2.30, jam4 kurang udah di mobil lagi, siap2 k Penvil buat begaowl hehe senang! Abis biasanya pulang dari dokter selalu malam.

Di Penvil belanja buat masak Lebaran sama beli stok buah2an.. daan.. buka bersama sahabat SMA-kuliah!! And you know what.. ini buka bersama pertama saya loh! Dan satu2nya kali yah. Haha.. ansos banget yah! Orang mah buka bersama orang kantor, temen kuliah, SMA sampe SD, dll.. saya buka bersama diluar cuma 3x itupun bareng mama dan ade, dan terakhir kemaren sama temen.. Bless my husband yg ga doyan nge-mall dan makan diluar, saya jadi ketularan, isi dompet pun tetap aman hehe.

Wednesday, 24 August 2011

We're ready for you, Babybee


Alhamdulillah perlengkapan menyambut Babybee sudah lengkap. Yaa at least the minimal essential things lah macam baju, celana, popok, perlak, perlengkapan mandi dll. Intinya kalo Babybee lahir sekarang *amit2 jabang bayi ulah saturut2na* kami ga bakal kelimpungan karena ada barang yg belum kebeli. Setelah shopping update terakhir, berikut tambahan yang udah dibeli:

Aneka jumper lengan panjang dan pendek dan setelan
courtesy of Enin Babybee yang ngebeliin oleh2 buat calon cucunya dari Singapur, tapi anaknya kaga dapet apa2 -_-' Buanyaakk banget dibeliinnya, ada kali 10 biji, mulai dari yg jumper aja, sampe setelan 2 piece, sampe yg ada topinya, sarung tangannya, dll.. dari mulai buat newborn sampe buat ukuran 1tahun haha senaang! Ma'acih Eniinn!!

Alas ompol Renata
Beli 1 lusin tipe BB, harga Rp. 48000. Beli di KhonsaBabyShop, recommended! Begitu order, dikirim sms konfirmasi, sy belum transfer uangnya tapi barang udah mau dikirim aja, besoknya siang2 (which is baruu aja) langsung sampe dirumah! Dikadoin pula dengan kertas kado biru (Tau aja kan Babybee cowo) haha. Makasih Mba Rina!



Kosmetik bayi dan perlengkapan bebersih/mandi
Sabun, shampo, baby oil, baby lotion, Hair lotion, Baby cream.. semua merk Zwitsal rekomendasi Ua dan beli ukuran yg terkecil kalo2 ga cocok. Mudah2an cocok yaa Babybee.. ga usah pake Sebamed, ga sanggup Mamaa :p Trus beli minyak telon Ny. Meneer, baby wipes, kapas bulat, jemuran lingkar, deterjen bayi (beli di Daiso, sama beli Sleek juga). Semuanya dapet di Carrefour (kecuali detergen di Daiso dan di LotteMart). Oh sama mesin cucinya doong.. haha.. udah beli juga, jauh hari sebelum beli barang2 yg disebutkan diatas. Jadi rencananya mau nyuci perlengkapan bayi sendiri pake mesin cuci sendiri, soalnya mesin cuci yg dipake Mbak sekarang di lantai 2 dengan tangga yg horror, saya ga dibolehin naik tangga itu, mau minta Mbak cuciin kan ga enak. Tp so far belum kepake karena yg tadinya mau dipasang di kamar mandi saya, ribet perlistrikan dan per-kran-an.. jadi mau dipindah ke belakang.
 
Breast pad
Beli merk Pigeon, yg isi 36+8 aja dulu. Ada sih yg isi 70an kalo ga salah... tp ini kan jaga2 jd beli yg minimum dulu. Beli di toko bayi di Blok M Square, kykna rada mahal yah, harganya Rp. 47000, ga pake nawar sih.

Sendok ASI
Sebenernya sendok buat ngasih makan bayi, tapi bahannya dari silikon gitu, lembuut, jadi kayaknya oke buat nyendokin ASI kalo Babybee lagi ga bisa nyedot dari sumbernya. Ini beli di Daiso juga. Kemaren di Blok M Square nyari cup feeder yg Rp. 12ribuan ga ada, si mbaknya bahkan ga ngerti itu apa. Coret dah baby shop ituh!

  
Stretchmark cream
Merk Cussons First Years New Mum. Sebelumnya udah punya ini tapi abis.. bentuknya mini sih, cuma 50gr, badan saya kan segede gaban jadi cepet abisnya hahah. Oiya, sebelumnya pas dibeliin ini sama Mama, dibeliin juga Leg&Ankle Revivel Gel. Ya Allaaahh.. ini penyelamat saya kalo kaki pegel2, cukup dipijet2 pake ini rasanya adeeem bangeet.. langsung mendingan pegel2nya. Recommended deh! Di Carrefour jual kok :)
 



Baju2, selimut, bedong, dll hasil belanja dulu udah dikeluarin dari plastiknya, cap2nya udah dicopotin siap untuk dicuci once the washing machine is operational. Kalo kata Mbak sih gapapa direndem aja ga usah ditaro mesin.. iya juga sih, bisa aja direndem dulu trus dikeringin, baru kali kedua dicuci pake mesin. Sebenerny harus dicuci berapa kali sih baju baru itu? Kok baca di internet ada yg sampe 4x gitu nyucinya, ada yg sampe dilaundry n dry clean segala... Anyway, kalo mau rendem juga ga ada tempat jemurnya (ingat lantai 2 rumah saya is forbidden, selain bahaya naik tangga, disana juga ada 'penghuni tetap'nya.. bisi digodain bumil ini..) Jadi mau beli jemuran dulu yang besar. Ini mah harus beli di pasar kan. Dan harus bawa mobil. Yah, not too keen on belanja di pasar bawa mobil pula.. jadi masih pending ehehe. Padahal Ua udah wanti2 harus cepet2 mulai dicuci karena ya itu, ga bakal tau kapan Babybee bakal menyambangi dunia ini.. *amit2 jabang bayi ulah saturut2na*

Jadi mulai menipis nih daftar barang yang harus dibeli, sbb:

  • Cloth diaper
  • Kaos kaki kain
  • sepatu bayi
  •  topi hangat
  • Jaket
  • Tadah iler/baby bibs
  • Gendongan bayi
  • Gunting bayi/gunting kuku bayi
  • Sisir bayi
  • Cotton bud bayi
  • Alkohol dan kassa steril (untuk bayi belum puput pusar)
  • Pinset
  • Peniti
  • Ember bertutup untuk simpan popok kotor
  • Termos air untuk simpan air hangat buat bersihin bayi klo pee or pup
  • Jemuran
  • Nipple shield
  • Botol kaca untuk ASI
  • Cup feeder ASI
  • Steriliser untuk botol ASI
  • Maternity pads
  • Baby box
  • Car seat
  • Stroller

Untuk clodi, kata Ua dan kakak sepupu, ga perlu buat newborn, apalagi laki2, mending pake popok biasa yang begitu kotor langsung ganti sehingga bagian sensitif Babybee lebih bersih, jadi rencananya kalo Babybee udah 2-3bulan baru mulai beli clodi ini. Soalnya pengalaman kakak sepupu, anaknya yang cowok jadi ada kotoran menumpuk di 'itu'nya karena kalo pake clodi atau disposable diaper kan ga langsung diganti begitu dia pee or pup.. baru ketahuan pas mau disunat umur 4thn, jadinya hrs disunat di DSA, ga bisa di dokter sunat (eh ada ya dokter sunat??). Ortunya ngga nyadar klo anaknya punya kondisi gitu karena anaknya diem aja, jadi mungkin klo ada sakit2 dikit sama dia ditahan jadi ga ketahuan. Tapi mungkin saya bakal beli 2 atau 3 clodi buat tidur atau buat bepergian.. cuma mulai nyetoknya ya pas nanti klo Babybee gedean *emak irit*

Untuk ketiga item terakhir, pasrah deh kykna ga bakal nyisihin budget buat ini. Bobonya nanti sama Mama Papa aja Babybee, stroller juga bakal mengharapkan belas kasihan keluarga dan kerabat hahaha.

Cuma yang agak urgent paling car seat, soalnya saya parno bawa bayi merah di mobil tanpa proper security measures.. Semoga ada rejekinya.